Warga di Taliabu Makin Sering Gotong Royong Perbaiki Jalan dan Jembatan, ada APA ?
TALIABU – Kerja gotong royong di Taliabu kini semakin meluas. Hampir di beberapa kecamatan, warga turun tangan memperbaiki infrastruktur yang rusak. Bukan gotong royong membersihkan selokan di perkampungan, tetapi gotong royong memperbaiki jalan raya dan jembatan darurat.
Seperti yang pernah diterbitkan beberapa berita di media ini, aksi warga terpantau di sejumlah titik, mulai dari perbaikan jalan di Air Lise, jembatan yang terputus di Kecamatan Taliabu Utara, perbaikan jalan di Dusun Sampe Desa Kwalo, hingga gotong royong perbaikan jalan di pusat Kota Taliabu, tepatnya di Desa Wayo.
Kondisi darurat yang diatasi dengan gotong royong ini bertolak belakang dengan janji kampanye Bupati terpilih Sashabila Mus dan La Ode Yasir.
Dalam beberapa kesempatan, Sashabila dikenal gencar menjual satu janji unggulan, yakni “Jalan Standar Perempuan” kepada hampir seluruh masyarakat di 71 desa, pada masa kampanye tahun 2024.
Namun, setelah satu tahun dilantik sejak bulan Mei 2025 lalu, jalan Standar Perempuan hingga kini belum juga terlihat jelas.
Di tahun lalu, sempat ada satu proyek pembangunan jalan yang menghubungkan Desa Bobong dan Desa Talo.
Proyek ini bertujuan untuk memecahkan masalah jalan penghubung antara ibu kota desa, Bobong, menuju dermaga kapal di Desa Talo yang rusak parah. Jalan in menjadi akses vital karena banyak kendaraan yang melewati area ini, kendaraan roda dua, roda empat dan bentor.
Meski begitu, proyek ini akhirnya putus di tengah jalan. Kendala material dan isu pencairan anggaran yang tidak berjalan baik menjadi alasan terputusnya proyek tersebut.
Bupati: Anggaran Jadi Alasan Utama
Dalam beberapa kesempatan, Bupati Taliabu, Sashabila, mengatakan bahwa anggaran menjadi alasan utama dirinya tidak begitu maksimal dalam mengeksekusi janji kampanyenya bersama Wakil Bupati La Ode Yasir.
Menariknya, alasan Sashabila hampir sama dengan Bupati Taliabu terdahulu, Aliong Mus, yang kerap mengatakan bahwa anggaran menjadi kendala dalam memecahkan masalah infrastruktur dasar.
Menanggapi aksi gotong royong yang makin sering terjadi di Taliabu, pemerintah daerah hingga berita ini diturunkan belum memberikan jawaban. Kepala Dinas Kominfo Taliabu, Haruna, saat dikonfirmasi belum memberikan tanggapan.







