Dari Bumi Rahmat ke Panggung Dunia: Suratman Dahlan, Putra Halmahera Selatan di Ajang Asia Prestisius Hong Kong dan Vietnam

Kandidat Doktor, Dosen Muda Universitas Khairun Ternate, Suratman Dahlan, Pemuda Asal Halmahera Selatan, Desa Bumi Rahmat membangun semangat energik baru.(FOTO: Pribadi Suratman Dahlan)

Ternate- Sebuah prestasi fenomenal kembali ditorehkan oleh akademisi Maluku Utara di kancah internasional. Suratman Dahlan, S.Pd., M.Pd., seorang dosen muda dari Universitas Khairun (Unkhair) Ternate, berhasil mencuri perhatian dunia dalam konferensi pendidikan paling bergengsi di Asia. Namun, di balik jas akademisnya, ia adalah seorang putra daerah yang membawa semangat dari pelosok Halmahera Selatan.

Lahir sebagai putra tunggal dari enam bersaudara pasangan Dahlan Hi. Jumat dan Nursina Muin, perjalanan Suratman adalah cerminan kegigihan anak daerah. Ia menghabiskan masa kecilnya di bangku sekolah dasar SDN Akesipang Kayoa, SD Inpres Saketa, kemudian pindah dan lulus di SDN 188 Halmahera Selatan (Desa Bumi Rahmat).

Meskipun menempuh pendidikan menengah di SMPN 5 dan SMAN 5 Halmahera Selatan, keterbatasan fasilitas di daerah tidak menyurutkan langkahnya untuk mengejar mimpi hingga ke jenjang doktoral di Universitas Negeri Makassar melalui beasiswa prestisius LPDP.

Pada Juli 2025, nama Universitas Khairun (Unkhair) bergema di The Education University of Hong Kong (EdUHK). Dalam ajang The 23rd AsiaTEFL International Conference, Suratman memukau ratusan pakar bahasa dunia dengan risetnya mengenai Kecerdasan Buatan (AI).

Ia menegaskan pesan humanis yang menjadi kutipan viral di forum tersebut, “AI memang memiliki potensi luar biasa, tapi ia tidak akan pernah bisa menggantikan peran guru sebagai penanam nilai kemanusiaan.”

Kualitas intelektual Suratman tidak perlu diragukan. Ia adalah penulis produktif yang telah melahirkan karya-karya referensi penting, mulai dari buku “Simple English Grammar” (2017) hingga karya mutakhirnya tahun 2025, “Establishment of A New Pedagogical Paradigm through Artificial Intelligence Tools”. Sebagai Assistant Professor, kepakarannya dalam tata bahasa dan strategi pengajaran bahasa Inggris kini menjadi aset berharga bagi dunia pendidikan di Indonesia Timur.

Dunia internasional nampaknya belum puas menyerap pemikiran Suratman. Setelah sukses besar di Hong Kong, ia kini resmi diundang sebagai pembicara pada International Conference on Innovation in Learning Instruction and Teacher Education (ILITE-4) yang diselenggarakan oleh Hanoi National University of Education (HNUE), Vietnam, pada Desember 2025. Undangan ini merupakan pengakuan tinggi bahwa putra asli Halmahera Selatan mampu menjadi pemimpin opini di level global.

Suratman Dahlan S.Pd., M.Pd saat tampil memukau di Konferensi yang dihelat di The Education University of Hong Kong (EdUHK) pada 11–13 Juli 2025 ini mengusung tema besar: “Care, Innovation, and Sustainability in English Language Teaching (ELT)”.

“Saya ingin membuktikan bahwa dari Desa Bumi Rahmat, kita bisa memberikan rahmat ilmu bagi dunia. Identitas Halmahera Selatan adalah kekuatan saya untuk terus berinovasi di panggung internasional.” Tulis Pesan Inspiratif Suratman Dahlan yang diterima Media MalutUpdate, Senin (22/12/25).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup