Sinergi Perencanaan: Bappeda Taliabu Kuatkan Harmonisasi RPJMD-Renstra 2025-2029
TALIABU – Sebagai langkah strategis mempersiapkan masa pemerintahan yang akan datang, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Pulau Taliabu menyelenggarakan Evaluasi integrasi dokumen perencanaan daerah.
Kegiatan penting yang berlangsung selama dua hari (18-19 Desember 2025) secara daring ini bertujuan menyelaraskan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029 dengan Rencana Strategis (RENSTRA) seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Kegiatan yang bekerjasama dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kementerian PAN-RB) ini diikuti oleh seluruh OPD di lingkungan Pemkab Pulau Taliabu.
Kepala Bappeda Silfester Stevi Wandan, S.Hut, dalam pemaparannya, menekankan bahwa evaluasi ini bukan sekadar formalitas administratif.
Inti utamanya adalah memastikan Visi dan Misi Bupati dan Wakil Bupati yang telah tertuang dalam RPJMD dapat diterjemahkan secara konkret oleh setiap OPD menjadi program, kegiatan, dan subkegiatan yang operasional.
“Dokumen perencanaan harus hidup dan saling terhubung. Setiap program dalam Renstra OPD harus menjadi jawaban atas persoalan mendasar daerah, outputnya sesuai kebutuhan riil masyarakat, dan pada akhirnya berkontribusi langsung terhadap pencapaian visi besar Kabupaten Taliabu,” jelas Stevi.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu, yang dipimpin oleh Bupati, untuk menerapkan prinsip-prinsip Good Governance atau Pemerintahan yang Baik.
Dengan melibatkan langsung Tenaga Fungsional dari Kementerian PAN-RB, proses evaluasi diharapkan mampu meningkatkan kualitas dokumen perencanaan.
“Dokumen yang berkualitas bukan hanya untuk arsip, tetapi menjadi peta jalan yang jelas. Ini akan berdampak langsung pada peningkatan Nilai Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dan mendorong perbaikan Indeks Reformasi Birokrasi kita,” tambahnya.
Harmonisasi RPJMD dan Renstra ini disebutkan sebagai kegiatan perdana yang menjadi titik awal penting. Dengan ini, diharapkan seluruh OPD dapat lebih memahami teknis penyusunan tujuan, sasaran, dan indikator kinerja yang terukur.
Dari kegiatan yang berlangsung dua hari ini, Bappeda berharap seluruh pemangku kepentingan, terutama kepala OPD, dapat menggunakan momentum ini untuk menyempurnakan Renstra masing-masing.
Kedepannya, pemahaman yang komprehensif terhadap dokumen Renstra sesuai bidang tugasnya, diikuti dengan implementasi yang penuh tanggung jawab, diyakini akan mendongkrak kinerja setiap unit kerja.
”Pada akhirnya, konsistensi antara perencanaan dan pelaksanaan inilah yang akan menentukan keberhasilan pembangunan Pulau Taliabu menuju lima tahun ke depan yang lebih sejahtera dan berdaya saing,” Tutup Stevi.







