Dirjen Polpum Kunker ke Taliabu, di Sambut Dengan Adat Injak Tanah

TALIABU – Sambutan untuk tamu agung di Pulau Taliabu tidak cukup hanya dengan jabat tangan atau rangkaian bunga. Kedatangan pejabat tinggi dari Jakarta harus dihadiahi pengalaman yang membumi, bahkan dalam arti yang sesungguhnya.

Itulah yang dialami Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Polpum) Kementerian Dalam Negeri, Prof. Dr. Akmal Malik, saat menginjakkan kaki di Pelabuhan Bobong, Kamis (26/2/2026). Takhta pemerintahan di pusat sejenak luluh oleh kehangatan tradisi lokal yang menyambutnya dengan penuh makna.

Menggunakan speedboat Saya-Taliabu yang dikendarai langsung oleh Bupati Sashabila Widya L. Mus, rombongan tiba dan langsung disambut oleh Wakil Bupati La Ode Yasir serta jajaran Forkopimda. Namun, sambutan resmi itu hanyalah pembuka. Kejutan sesungguhnya adalah ketika Dirjen Akmal Malik dihadapkan pada serangkaian prosesi adat yang sakral.

Dimulai dari upacara injak tanah, sebuah ritual simbolis yang menandai bahwa seorang tamu agung telah “diterima” secara utuh oleh bumi dan leluhur Taliabu. Kaki sang Dirjen seakan dipersilakan menapaki tanah baru dengan restu penuh dari masyarakat adat.

Tak berhenti di situ, kehormatan berlanjut dengan pengalungan kain tenun Taliabu, sebuah mahakarya tradisi yang bukan sekadar aksesori. Kain itu adalah simbol pengikat, bahwa kini sang tamu bukan lagi orang asing, melainkan bagian dari keluarga besar Taliabu. Suasana pun memuncak ketika puluhan penari menampilkan Tarian Cakalele yang energik, gemerincing perisai dan pedang menyambut sang Dirjen, sebuah pertunjukan yang biasanya hanya digelar untuk para pahlawan atau tamu yang sangat dimuliakan.

Usai disambut gegap gempita, Akmal Malik dan rombongan langsung menuju kediaman mantan Bupati Taliabu untuk beristirahat. Namun, agenda yang menanti tak kalah padat. Dirjen Polpum dijadwalkan akan menggelar rapat strategis bersama Pemerintah Daerah, mengunjungi sekolah-sekolah, dan meninjau langsung lokasi-lokasi pembangunan.

Puncak dari kunjungan ini akan berlangsung pada malam harinya, di mana sang Dirjen dijadwalkan untuk mengikuti acara buka puasa dan makan malam bersama jajaran Pemkab Pulau Taliabu. Sebuah momen yang tak hanya mempererat hubungan birokrasi, tetapi juga merajut keakraban di meja makan, ditemani hidangan khas setempat.

Kedatangan Dirjen Polpum ini bukanlah sekadar kunjungan seremonial belaka. Lebih dari itu, ini adalah sinyal kuat dari pusat untuk memastikan bahwa denyut pembangunan dan tata kelola pemerintahan di Taliabu berjalan seirama dengan irama nasional. Namun yang membuat kunjungan ini berbeda adalah, sebelum membahas angka dan kebijakan, sang Dirjen terlebih dahulu “ditaklukkan” oleh kehangatan dan kearifan lokal Taliabu yang tak ternilai harganya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup