Kabar Terbaru: Korban Tabrakan Longboat di Taliabu Ternyata Belum Ditemukan

Perahu Longboat korban tabrakan. Terlihat mesin terlepas dari perahu.

TALIABU – Kabar baik yang sempat beredar mengenai ditemukannya korban tabrakan longboat di perairan Desa Penu, Taliabu, ternyata tidak benar.

Bhabinkamtibmas Desa Penu memberikan informasi tersebut dan menyatakan bahwa korban hingga kini masih dalam pencarian.

“Iya, informasi sebelumnya katanya sudah ditemukan, tapi ternyata belum,” jelas Bhabinkamtibmas saat dikonfirmasi oleh media ini, Jumat (31/7/2026).

Sebelumnya, beredar kabar bahwa joki mesin perahu longboat yang hilang setelah perahunya ditabrak di perairan antara Pulau Kabihu dan Pulau Tengah telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Namun, keterangan terbaru dari aparat keamanan setempat memastikan bahwa kabar tersebut tidak akurat.

Sementara itu, Ajhar, pria yang berada dalam longboat yang menabrak perahu korban, akhirnya angkat bicara. Ia mengakui bahwa tabrakan memang terjadi, dan dampaknya cukup keras.

Tetapi saat dirinya dan sejumlah rekan yang berada dalam longboat berhenti, tidak terdengar teriakan minta tolong atau kode senter di tengah laut. Karena berpikir semua aman-aman saja, dirinya kembali melanjutkan perjalanan.

“Iya memang ada tabrakan, kami sempat berhenti, tetapi tidak ada teriakan minta tolong atau kode lampu,” kata Ajhar.

Dari sejumlah gambar yang didapat media ini, terlihat bodi longboat korban  rusak di bagian belakang. Mesin laut yang dipakai terlihat patah dan jatuh bersama korban, yang tersisa hanya kaki mesin laut yang menempel di bagian belakang perahu.

Hingga berita ini diturunkan, tim pencarian dari BPBD Taliabu dan Basarnas Banggai belum berupaya mencari keberadaan korban. Sementara ini, masyarakat masih berupaya melakukan pencarian dengan armada seadanya. Belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait kronologi lengkap kejadian ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup