Pimpin Gelar Operasional 2025, Kapolda Malut Instruksikan Penegakan Hukum Humanis dan Evaluasi Berbasis Solusi

Gelar Operasional (GO) Triwulan IV Tahun 2025 di Aula Nuku Kantor Gubernur Maluku Utara, pada Kamis kemarin, turut hadir Wakapolda Malut Brigjen Pol. Stephen M. Napiun, S.I.K, S.H., M.Hum., Irwasda Kombes Pol. Andrie Rondonuwu, S.I.K., M.Si., beserta seluruh Pejabat Utama dan Kapolres jajaran. 

Sofifi-Kapolda Maluku Utara, Irjen Pol. Drs. Waris Agono, M.Si., secara resmi membuka Gelar Operasional (GO) Triwulan IV Tahun 2025 di Aula Nuku Kantor Gubernur Maluku Utara, pada Kamis kemarin (5/2).

Forum strategis ini menjadi momentum krusial bagi jajaran Polda Malut untuk membedah kinerja satu tahun terakhir sekaligus menyelaraskan strategi pengamanan guna mewujudkan Harkamtibmas yang kondusif di wilayah Maluku Utara.

Hadir mendampingi Kapolda, Wakapolda Malut Brigjen Pol. Stephen M. Napiun, S.I.K, S.H., M.Hum., Irwasda Kombes Pol. Andrie Rondonuwu, S.I.K., M.Si., beserta seluruh Pejabat Utama dan Kapolres jajaran.

Dalam arahannya, Irjen Pol. Waris Agono menegaskan bahwa gelar operasional ini bukanlah sekadar rutinitas administratif, melainkan sarana evaluasi konkret untuk memastikan setiap satuan kerja mampu menjawab tantangan keamanan di tengah masyarakat secara nyata.

Meski data menunjukkan tren positif berupa penurunan gangguan Kamtibmas dan peningkatan penyelesaian perkara, Kapolda mengingatkan agar jajaran tidak terjebak pada angka statistik semata.

Beliau menekankan bahwa yang jauh lebih penting adalah kehadiran Polri di lapangan dalam memberikan solusi nyata. Secara khusus, Kapolda menyoroti perlunya langkah preventif yang lebih tajam untuk menekan kasus-kasus sensitif seperti bunuh diri dan penemuan bayi, agar tidak mengalami peningkatan di masa mendatang.

Dalam upaya meningkatkan kepercayaan publik, Kapolda meminta seluruh jajaran untuk mengedepankan penegakan hukum yang profesional, transparan, dan berkeadilan. Penguatan kompetensi penyidik serta pemanfaatan teknologi informasi menjadi fondasi utama yang harus terus ditingkatkan. Namun, di atas semua kecanggihan sistem, integritas dan pendekatan humanis tetap menjadi kunci utama agar setiap personel Polri mampu menjadi sumber ketenteraman bagi masyarakat.

Menutup arahan dalam sambutannya, Kapolda menegaskan komitmen penuh Polda Maluku Utara dalam mengawal kebijakan pemerintah serta mendukung program Asta Cita melalui pengabdian yang berkelanjutan. Dengan semangat soliditas, Polri diharapkan terus bertransformasi menjadi institusi yang tidak hanya melindungi secara fisik, tetapi juga mengayomi dengan hati demi suksesnya program-program nasional di wilayah Maluku Utara.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup