Unggulkan BTA Hingga Program Full Day, SMP Muhammadiyah 1 Ternate Optimis Tingkatkan Daya Tarik Sekolah

Sekolah Menengah Pertama (SMP) Muhamadiyah 1 Kota Ternate, optimis membangun Karakter siswa lewat Program Unggulan yang digagas, menumbuhkan kembangkan karakteristik siswa Lewat 'Full Day' ciptakan suasana Spritual dibawa pemimpin Taib Jen.,SP.d. (Desainer By: MalutUpdate)

MalutUpdate.com-Sekolah Menengah Pertama (SMP) Muhammadiyah 1 Kota Ternate terus berbenah dan meluncurkan berbagai program unggulan guna meningkatkan daya tarik serta nilai jual sekolah di mata masyarakat. Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk komitmen dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki kedalaman ilmu agama dan karakter yang kuat.

Kepala SMP Muhammadiyah 1 Kota Ternate, Taib Jen, S.Pd., menyampaikan bahwa pihak sekolah saat ini tengah mengasah beberapa program utama yang diharapkan menjadi pembeda sekaligus daya tarik bagi calon peserta didik baru. Program-program tersebut meliputi penguatan bahasa Inggris, program Baca Tulis Al-Qur’an (BTA) beserta tahfiz atau hafalan, hingga penerapan program full day berbasis keagamaan.

“Program sekolah unggulan ada beberapa mata pelajaran yang torang upayakan jadi nilai jual ke masyarakat, misalnya dari program bahasa Inggris, ada program baca tulis Al-Qur’an, dan ada juga program bola,” ujar Taib Jen saat memberikan keterangan, Senin (31/8/2026).

Menariknya, pelaksanaan program full day di sekolah ini dirancang khusus untuk pendalaman agama tanpa mengganggu kegiatan belajar reguler di pagi hari. Kegiatan ini dilaksanakan secara bergilir bagi siswa kelas VII, VIII, dan IX agar proses pembelajaran dapat berlangsung lebih efektif dan bertingkat.

“Torang ada full day-nya juga, full day itu khusus untuk agama. Jadi anak-anak waktu pulang reguler, torang bergilir. Dalam satu minggu ada tiga hari, misalnya kelas tujuh hari Selasa, kelas delapan hari Rabu, dan kelas sembilan hari Kamis. Di luar itu, fokus program unggulan keagamaan juga kita maksimalkan di hari Sabtu,” jelasnya.

Melalui pendampingan dari para ustadz, para siswa dibekali pemahaman praktis mengenai ibadah harian seperti tata cara wudu yang benar, hingga pembentukan karakter diri yang berakhlak mulia. Pihak sekolah memastikan kurikulum mandiri yang dirancang ini mampu menyiapkan lulusan yang mandiri dan mudah beradaptasi di jenjang pendidikan selanjutnya.

Meski pada penerimaan peserta didik baru sebelumnya capaian kuota baru menyentuh empat kelas dari target lima kelas yang direncanakan, pihak sekolah tetap optimistis. Keberhasilan siswa meraih juara dua pada ajang perlombaan BTA tingkat kabupaten menjadi modal berharga untuk terus melangkah lebih jauh.

“Kalau ke tingkat nasional memang belum, tapi untuk lomba tingkat kabupaten kemarin ada yang dapat juara dua di bidang BTA. Target kita tetap optimistis ke nasional, insyaAllah mudah-mudahan bisa tercapai,” pungkas Taib Jen menutup perbincangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup