Polda Malut Kerahkan Tim SAR Gabungan Sisir Perairan Sofifi Cari Nelayan Hilang
Sofifi-Kepolisian Daerah Maluku Utara (Polda Malut) mengintensifkan operasi pencarian terhadap seorang nelayan yang dilaporkan hilang di perairan Sofifi, Kecamatan Oba, Kota Tidore Kepulauan. Memasuki hari kedua pencarian, Selasa (24/2/26),
Satuan Brimob dan Direktorat Polairud Polda Malut bersinergi ketat dengan Basarnas serta masyarakat lokal.
Kapolda Maluku Utara melalui Kabid Humas Polda Maluku Utara, Kombes Pol. Wahyu Istanto Bram W., S.H., S.I.K., M.I.K., menyatakan bahwa seluruh kekuatan SAR dikerahkan secara maksimal guna mempercepat penemuan korban.
“Sejak pukul 07.00 WIT pagi tadi, Tim SAR Gabungan telah memulai penyisiran di titik koordinat hilangnya korban. Kami menerjunkan personel dengan kualifikasi SAR khusus untuk menembus medan perairan Sofifi yang cukup menantang,” ungkap Kombes Pol. Wahyu Istanto.
Korban diketahui bernama Abubakar Wahid (70 Tahun), seorang nelayan lanjut usia yang berdomisili di Kelurahan Guraping, Kecamatan Oba.
Dalam operasi ini, Polda Malut menurunkan 6 personel ahli SAR dari Kompi 2 Batalyon B Pelopor Sat Brimobda Malut di bawah pimpinan Brigpol Lasarmin. Perkuatan ini juga didukung oleh unit taktis dari Direktorat Polairud Polda Malut dan personel Basarnas.
Kombes Pol. Wahyu Istanto menekankan bahwa kunci dari operasi ini adalah solidaritas antara aparat dan warga.
“Sinergitas di lapangan sangat luar biasa. Selain menggunakan unit perahu karet (rubber boat) milik Basarnas, tim juga dibantu satu unit long boat milik warga Guraping untuk memperluas area penyisiran di luar zona perimeter utama,” tambahnya
Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian masih berlangsung dengan pemantauan terhadap dinamika cuaca di perairan Maluku Utara.
“Kami memohon doa dari seluruh lapisan masyarakat agar Saudara Abubakar Wahid segera ditemukan dalam keadaan selamat. Kami juga mengimbau dengan tegas kepada para nelayan agar selalu memprioritaskan keselamatan, menggunakan alat pelampung (life jacket), serta terus memantau informasi prakiraan cuaca dari BMKG sebelum melaut,” tutup Kabid Humas.











