Amankan Mudik Idulfitri 1447 H, Polda Maluku Utara Siagakan 835 Personel dalam Operasi Ketupat 2026

Kapolda Maluku Utara, Irjen Pol. Waris Agono (Istimewa)

SOFIFI-Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Utara resmi memulai pengamanan perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah melalui Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat 2026. Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Catur Prasetya, Sofifi, pada Kamis (12/3/2026) ini dihadiri langsung oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Maluku Utara.

Kapolda Maluku Utara, Irjen Pol. Waris Agono, menjelaskan bahwa apel ini merupakan bagian dari gerakan serentak di seluruh Indonesia untuk memastikan kesiapan personel dan infrastruktur pengamanan. Untuk wilayah Maluku Utara, sebanyak 835 personel khusus disiagakan untuk mengawal kelancaran arus mudik dan balik selama 14 hari ke depan.

“Selain personel inti operasi, dua per tiga kekuatan personel Polda lainnya tetap menjalankan tugas rutin. Namun, mereka dalam posisi siaga dan sewaktu-waktu siap dikerahkan jika situasi di lapangan membutuhkan penebalan kekuatan,” tegas Irjen Pol. Waris Agono di sela-sela peninjauan pasukan.

Guna memaksimalkan jangkauan pelayanan, Polda Maluku Utara telah mendirikan 69 pos strategis yang tersebar di berbagai titik krusial. Pos-pos tersebut terbagi menjadi pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu yang akan menjadi pusat koordinasi petugas di lapangan.

Lebih lanjut, Kapolda memaparkan bahwa Operasi Ketupat 2026 kali ini difokuskan pada empat sasaran prioritas. Pertama adalah aspek orang, yakni menjamin keamanan pemudik dan pelaku usaha. Kedua, aspek barang, untuk mengantisipasi peredaran barang berbahaya maupun ilegal. Ketiga adalah aspek tempat, yang mencakup rumah ibadah, pelabuhan, bandara, serta pusat keramaian. Terakhir adalah aspek kegiatan, seperti tradisi malam takbiran dan aktivitas sosial masyarakat lainnya.

Irjen Pol. Waris Agono mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadi mitra kepolisian dalam menjaga ketertiban umum. Ia mengimbau warga agar tidak ragu melaporkan setiap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) kepada petugas di pos terdekat. Sinergi antara kesiapan aparat dan partisipasi aktif masyarakat diharapkan dapat mewujudkan perayaan Idulfitri yang aman, nyaman, dan kondusif di bumi Moloku Kie Raha.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup