Peringati Maulid Nabi dan Lepas Pegawai Purna Tugas, SMK Negeri 2 Kota Ternate Padukan Penguatan Karakter Bangsa dan Spiritual
MalutUpdate-SMK Negeri 2 Kota Ternate menggelar rangkaian kegiatan unik yang memadukan upacara bendera, perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW, serta pelepasan purna tugas salah satu pegawainya pada Senin (31/8/2026) pagi.
Penggabungan seluruh agenda ini diambil sebagai langkah strategis sekolah dalam memperkuat karakter kebangsaan sekaligus spiritual para siswa secara bersamaan.
Pelaksanaan upacara bendera kali ini tampil berbeda dari biasanya. Seluruh sivitas akademika, mulai dari jajaran guru hingga siswa-siswi, tampak seragam mengenakan busana muslim. Meski mengenakan pakaian keagamaan, prosesi rutin seperti pengibaran bendera Merah Putih, pembacaan Pembukaan UUD 1945, hingga pembacaan doa tetap dijalankan dengan penuh ketertiban sejak pukul 07.30 WIT.
Musthafa Muhammad usai kegiatan menegaskan bahwa momentum perayaan hari besar keagamaan tidak boleh meniadakan rutinitas pembentukan kedisiplinan siswa melalui upacara bendera.
“Kami mengambil kebijakan bahwa perayaan Maulid tetap dilaksanakan, tetapi rutinitas untuk membangun karakter siswa melalui upacara bendera jangan ditiadakan. Di saat upacara, kita memberikan peluang bagi siswa untuk mengekspresikan diri, ada pesan-pesan kebangsaan dan kesatuan di sana, serta mendidik mereka disiplin,” ujar Musthafa.
Ia menambahkan, pembentukan karakter kebangsaan dan spiritual pada hari itu dirancang saling berkesinambungan. Kegiatan pembelajaran formal di kelas untuk sementara digantikan dengan pembelajaran karakter melalui rangkaian acara lapangan tersebut.
“Ada dua poin hari ini, karakter kebangsaan yang kita bangun untuk memperkuat nilai-nilai nasionalisme, kemudian berpindah pada karakter spiritualnya agar anak-anak menjadikan Rasulullah sebagai teladan. Ketika menjadikan Nabi sebagai teladan, mereka bangun pagi sholat subuh dan bisa ikut upacara. Semua ini berkesinambungan. Pembelajarannya ada di dalam kegiatan ini,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMK Negeri 2 Kota Ternate, Kamil Tiapon, menjelaskan bahwa penggabungan acara ini juga diisi dengan momentum perpisahan salah satu pegawai sekolah yang memasuki masa purna tugas.

“Semua kegiatan ini kami buat bersamaan untuk menunjukkan kepada siswa bahwa selain pembentukan karakter di hari biasa, kami juga menunjukkannya melalui upacara yang dirangkaikan dengan Maulid dan perpisahan. Walaupun tidak menggunakan pakaian nasional, nilai kedisiplinan tetap kita tunjukkan,” kata Kamil.
Kamil juga mengungkapkan bahwa suksesnya perayaan ini lahir dari kebersamaan dan rasa gotong royong seluruh keluarga besar sekolah, mengingat kegiatan tersebut tidak mengandalkan dana operasional formal.
“Kegiatan ini tidak dianggarkan melalui dana BOS maupun Bosda, jadi dananya murni subsidi dari patungan teman-teman guru, sedangkan siswa membawa kudapan masing-masing. Harapan kami ke depan perayaan seperti ini bisa dipersiapkan lebih jauh hari agar jauh lebih siap dan lebih baik lagi,” pungkasnya.








