Gotong Royong Bangun TPU Bobong, Dukungan Kapolres Taliabu Jadi Dorongan Moril Luar Biasa
TALIABU– Di tengah keterbatasan, semangat gotong royong warga Desa Bobong, Kecamatan Taliabu Barat, Pulau Taliabu, terus menyala.
Pembangunan Tempat Pemakaman Umum (TPU) yang dikerjakan secara swadaya ini perlahan tapi pasti menunjukkan progres.
Namun, yang membuat langkah para pekerja semakin ringan adalah perhatian nyata dari aparat keamanan. Polres Kabupaten Pulau Taliabu, melalui Kapolres AKBP Adnan Wahyu Kashogi, S.I.K., M.H., memberikan dukungan penuh kepada panitia pelaksana.
Bukan sekadar ucapan. Kapolres datang langsung ke lokasi dan menyatakan kesiapannya membantu kapan pun panitia membutuhkan.
Ketua Panitia Pembangunan TPU Bobong, Muh Akhrawi Amir, tak bisa menyembunyikan rasa terima kasihnya. Baginya, kehadiran Kapolres bukan hanya soal bantuan materi, tapi lebih dari itu.
“Luar biasa. Bapak Kapolres datang langsung ke lokasi pekerjaan dan mengatakan akan memberikan bantuan jika nanti diperlukan. Ini bukan sekadar bantuan ini suntikan semangat buat kami semua,” ujar Akhrawi dengan mata berbinar.
“Bagi saya, kedatangan beliau adalah dukungan moril yang sangat besar. Dengan semangat seperti ini, kami akan terus bekerja sampai TPU ini benar-benar selesai.” tambanya.
Di balik semangat itu, ada kebutuhan mendesak yang tak bisa ditunda. TPU lama sudah tidak layak digunakan. Kondisinya memprihatinkan dan tidak lagi baik bagi masyarakat Bobong yang sedang berduka.
Karena itu, pembangunan TPU baru bukan sekadar proyek fisik, melainkan wujud penghormatan terakhir bagi warga yang meninggal.
“Saya dan teman-teman panitia saat ini sangat membutuhkan dukungan baik moril maupun material dari semua pihak. Semakin banyak yang peduli, semakin cepat TPU ini selesai, dan semakin layak pula tempat peristirahatan terakhir bagi keluarga kita.”
Pembangunan TPU Bobong adalah bukti bahwa kebaikan bisa lahir dari mana saja. Dari warga yang mencangkul bersama, hingga aparat yang hadir di tengah lapangan.
Bagi Akhrawi, Kapolres Taliabu menunjukkan bahwa kehadiran polisi bukan hanya untuk keamanan, tapi juga untuk menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat.







