Sentuhan Humanis di Tengah Demonstrasi: Saat Polisi dan Ibu-Ibu Duduk Melantai di PT MAL
Halmahera Tengah-Suasana pengamanan unjuk rasa di wilayah hukum Polres Halmahera Tengah pada Senin (9/2/2026) tampil berbeda dari biasanya. Alih-alih pengamanan ketat yang kaku, personel kepolisian justru mengedepankan pendekatan persuasif dan dialogis saat mengawal aksi massa yang berlangsung di kawasan PT. MAL, Weda Utara.
Aksi yang dijadwalkan berlangsung hingga Selasa besok ini didominasi oleh kaum ibu yang datang menyampaikan aspirasinya. Menghadapi massa tersebut, Polres Halmahera Tengah yang mem-back up Kepolisian Subsektor Weda Utara memilih strategi cooling system guna memastikan situasi tetap kondusif tanpa mengabaikan hak warga dalam berpendapat.
Pemandangan menarik terlihat ketika Kasat Lantas Polres Halmahera Tengah, Iptu Masqun Abdukish, yang bertindak sebagai tim negosiator, memilih untuk duduk bersila di tanah bersama para peserta aksi. Dalam suasana santai tersebut, terjadi dialog terbuka yang memungkinkan warga menyampaikan keluh kesahnya secara langsung tanpa sekat formalitas.
Pendekatan humanis ini terbukti efektif meredam tensi di lapangan. Sembari mendengarkan poin-poin tuntutan warga, kepolisian juga memberikan pengertian agar penyampaian aspirasi dilakukan secara tertib tanpa mengganggu kepentingan publik maupun operasional perusahaan.
Melalui komunikasi dua arah ini, diharapkan ada titik temu yang baik antara masyarakat dan pihak terkait.











