Wujud Kepedulian Kadis Dikbud Malut, SMAN 3 Haltim Bersama Orang Tua Siswa Galang Donasi Kemanusiaan

Pihak Sekolah SMAN 3 Halamhera Timur, bersama Orang tua wali yang ikut berdonasi kepala korban bencana, pada sesi Sosialisasi dan penerimaan Beasiswa PIP (DOK: MalutUpdate)

Halmahera Timur- Semangat solidaritas kemanusiaan ditunjukkan secara nyata oleh keluarga besar SMA Negeri 3 Halmahera Timur (Haltim).

Menindaklanjuti arahan dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara, Bapak Abubakar Abdullah, pihak sekolah bersama orang tua siswa bersepakat menyalurkan donasi seikhlasnya untuk membantu korban bencana alam di berbagai wilayah Indonesia.

Aksi penggalangan dana ini ditujukan untuk meringankan beban saudara-saudara yang terdampak musibah di Halmahera Barat, Sumatera Barat, hingga Aceh. Gerakan ini menjadi bukti sinergi yang kuat antara kebijakan pimpinan pendidikan di tingkat provinsi dengan implementasi nilai-nilai karakter di sekolah.

Kepala SMAN 3 Haltim, Fadli Harun, menjelaskan bahwa inisiatif mulia ini berakar dari perhatian besar Kadis Dikbud Malut terhadap isu-isu kemanusiaan yang disampaikan dalam pertemuan virtual beberapa waktu lalu.

“Hal ini merupakan bentuk perhatian dari Bapak Kadis Pendidikan dan Kebudayaan, Pak Abubakar Abdullah. Beliau menyampaikan pesan ini kepada kami beberapa bulan lalu melalui Zoom meeting. Akhirnya, pesan tersebut kami teruskan kepada orang tua siswa untuk kita bersama-sama membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang tertimpa bencana,” ungkap Fadli saat dikonfirmasi, Senin (19/1/2026).

Dalam pertemuan yang berlangsung khidmat di sekolah, para orang tua siswa menyambut positif ajakan tersebut. Donasi yang terkumpul diberikan secara sukarela dan seikhlasnya oleh para siswa maupun orang tua, sebagai bentuk empati antarsesama.

Fadli menegaskan bahwa pendidikan bukan hanya soal pelajaran di dalam kelas, tetapi juga soal mengasah hati nurani dan rasa peduli terhadap sesama yang sedang kesusahan.

“Kami sangat bersyukur atas partisipasi para orang tua. Meskipun jarak kita jauh dari Aceh maupun Sumatera Barat, namun doa dan bantuan ini adalah penyambung rasa persaudaraan kami dari Halmahera Timur,” tambahnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup