Tak Tahan Jalan Berlubang Setahun, Warga Desa Wayo Taliabu Gotong Royong Perbaiki Jalan Sendiri
TALIABU –Hampir setahun masa pemerintahan Sashabila Mus dan La Ode Yasir berjalan, tidak satu pun pekerjaan pengerasan jalan beraspal yang menyentuh Desa Wayo, Kecamatan Taliabu Barat, Pulau Taliabu.
Kebuntuan itu membuat warga gerah. Tidak dengan alat berat, tidak dengan bahan aspal, tetapi dengan pacul dan tanah galian yang menjadi bahan pengerjaan mereka.
Dari amatan media ini, Sabtu (9/5/2026), sejumlah warga dari kalangan pemuda hingga orang tua kompak turun tangan. Bukan protes, mereka memilih kerja nyata, memperbaiki jalan berlubang secara gotong royong.
Dengan alat seadanya, warga tampak merapikan tumpukan material yang sengaja diturunkan di sejumlah titik rawan.
“Ini jalan umum, dipakai banyak orang. Kalau tidak segera diperbaiki, nyawa yang jadi taruhannya. Menunggu pemerintah? Bisa lama. Makanya kami turun tangan sendiri,” ujar Sofyan Hasan, salah satu warga kepada wartawan di lokasi.
Sofyan menambahkan, semangat kebersamaan itu bahkan menggerakkan anak-anak muda desa untuk ikut serta tanpa paksaan. Tak hanya warga biasa, aparat pemerintah desa pun turut membantu.
“Anak-anak muda spontan datang, begitu juga beberapa perangkat desa. Ini bukan soal siapa yang memerintah, tapi soal keselamatan bersama,” tambahnya.
Saat ditanya tentang harapan warga kepada pemerintah, Sofyan menyampaikan pesan warga kepada pemerintah daerah Taliabu.
“Cukup perhatikan infrastruktur dasar kami. Jalan ini urat nadi kehidupan. Kami tidak butuh janji, kami butuh aspal yang nyata.”
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu yang dipimpin Sashabila Mus dan La Ode Yasir.









